Senin, 23 Juli 2012

Perintah Mengerjakan Ibadah Puasa

Ketika Allah Swt menggunakan kata-kata يا أيها الذين آمنوا maka  coba kita perhatikan, biasanya sesudah kata tersebut akan ada perintah atau larangan dari Allah Swt. Hal ini dapat dilihat melalui firman Allah Swt pada surah Al-Baqarah 183 يا أيها الذين آمنوا،كتب عليكم الصيام كما كثب على الذين من قبلكم لعلكم تتقون yang artinya "Hai orang-orang yang beriman diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa".


kata-kata يا أيها الذين آمنوا adalah sebuah panggilan, yang mana يا dalam bahasa Arab adalah harfun nida',. Panggilan dari kekasih untuk kekasihnya, panggilan dari Allah Swt sang khaliq kepada ciptaannya yaitu orang-orang yang beriman, orang-orang yang mengerjakan apa yang diperintahkan oleh Allah Swt, mengerjakan apa yang telah di tasdiq kan dalam hatinya dan mengerjakan apa yang diucapkannya. 


Panggilan tersebut adalah sebuah perintah untuk mengerjakan ibadah puasa, yang dapat dilihat dari kata (كتب عليكم الصيام). Kata kutiba sebenarnya bukanlah arti sebenarnya dari "diwajibkan", karena kata kutiba merupakan bentuk pasif dai kata kataba yang bermakna menulis/ dituliskan, namun demikian para ahli tafsir sepakat bahwa kata-kata kutiba adalah kata yang digunakan Allah Swt untuk memerintah/wewajibkan. 


Sebuah perintah untuk mengerjakan puasa sebagaimana yang telah Allah Swt wajibkan atas umat-umat sebelum datangnya Islam, yang tujuannya adalah untuk mencetak manusia-manusia yang sukses, yaitu manusia-manusia yang bertaqwa kepada Allah Swt. Sukses bukan karena banyaknya harta yang melimpah atau jabatan yang dimiliki, sebagaimana yang disering dikatakan oleh paradigma-paradigma materi, yang menilai kesuksesan itu terletak dari semakin banyaknya kebutuhan lahir/materi yang terpenuhi. Namun kesuksesan itu adalah dikala manusia mengerjakan apa yang diperintahkan oleh Allah Swt dan menjauhi segala larangan-larangannya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar